Cerita Bersambung

Menggenggam Dunia – (2) Sebuah Wasiat

Aku menggendong bocah berkulit putih menuju rumahnya, ditemani dengan teman sepermainannya. Sesekali bocah itu mengerang kesakitan pada kakinya. “Adek sabar ya. Sekarang Kakak antar kamu pulang.” Jelasku pada bocah yang kugendong. “Kak, sebenarnya ini bukan pertama kalinya Rahmat keseleo, dia sering sekali. Tapi untuk kali ini saja dia keseleo gak bisa berdiri.” Jelas temannya. Ternyata… Lanjutkan membaca Menggenggam Dunia – (2) Sebuah Wasiat