Cerita Bersambung

Menggenggam Dunia – (8) Pujian Untuk Rahmat

Setelah ashar, aku mengantarkan Rahmat menuju tempat pengajian, yang berada di dekat lapangan sepak bola. Ia mengenakan baju muslim berwarna coklat muda dan sarung berwarna coklat tua bergaris. Dia terlihat tampan menggunakan pakaian tersebut. Ketika melihat sarung yang digunakan Rahmat, aku jadi teringat saat-saat aku dikhitan. Hal yang sangat mengerikan, tetapi tidak menyakitkan. Apakah Rahmat… Lanjutkan membaca Menggenggam Dunia – (8) Pujian Untuk Rahmat