Cerita Bersambung

Menggenggam Dunia – (16) Harapan

Waktu terus berjalan bagaikan air yang mengalir. Banyak liku dan banyak tebing yang harus dilalui. Kenangan pahit bersama Ratih, perlahan telah terhapus dari rasa sakit hatiku. Setelah kejadian itu, Ratih tidak pernah berbicara denganku bahkan jarang untuk menemuiku atau sekedar memberi makanan. Tali silaturahmi padanya seakan putus dalam sekejap, padahal sebelumnya Ratih dan aku sangat… Lanjutkan membaca Menggenggam Dunia – (16) Harapan